Presiden Joko Widodo Topping Off Proyek Wisma Atlet di Kemayoran

Kamis, 29 2016


Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera), Basuki Hadimuljono, melakukan prosesi penutupan atap (topping off) tiga menara proyek pembangunan Wisma Atlet yaitu Blok C2 tower 1 dan 3, serta Tower 1 Blok D10 di Kemayoran, Kamis (29/12).

"Progres pembangunan proyek ini lebih cepat, sekarang progres sudah terealisasikan 41,79 persen dari rencana yaitu 36,24 persen. Kami optimistis, pembangunan dapat selesai tepat waktu dan siap untuk Asian Games dimulai," ujar Direktur Utama PT Brantas Abipraya (Persero), Bambang E Marsono, disela-sela acara topping off.

Bukannya tanpa alasan, lanjut dia, sebagai perusahaan konstruksi milik negara, Brantas Abipraya sebagai kontraktor Proyek Wisma Atlet C2 tower 1 dan 3 setinggi 18 lantai ini, nantinya akan menjadi tempat tinggal para atlet dan ofisial Asian Games selama ajang berlangsung.

"Sesuai dengan motto perusahaan, Spirit for Giving the Best, Abipraya bakal menyuguhkan kenyamanan bagi para atlet di dalam hunian berjumlah 524 unit tiap tower-nya," tambah Bambang.

Tak hanya melakukan topping off, Presiden bersama Menpupra, Menpora Imam Nahrawi dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, meninjau kondisi miniature Wisma Atlet.

Dalam satu hunian sebesar 36 meter persegi ini, terdiri dari dua kamar tidur, satu kamar mandi, satu dapur, satu ruang tamu. Nantinya, seusai pelaksanaan Asian Games 2018, bangunan ini akan dimanfaatkan sebagai hunian bagi penduduk kelas menengah bawah di Jakarta.

"Melalui proyek pembangunan hunian vertikal ini, Abipraya terus berkomitmen membangun negeri dan berharap dapat dikenal lebih luas di dunia konstruksi Asia," kata Bambang.