Tim Proyek Abipraya Kirim Bantuan Kepada Warga Pacitan

05 Desember 2017


Pacitan, 5 December 2017 – Banjir dan tanah longsor yang menimpa Kabupaten Pacitan di Jawa Timur ternyata merendam proyek Waduk Tukul yang sedang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) di Kecamatan Arjosari. Mulai dikerjakan pada tahun 2013, waduk ini termasuk proyek strategis nasional yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan target selesai pada tahun 2019.

“Saat ini progres kita sudah mencapai 48%, pekerjaan terhenti sementara hingga kondisi kembali normal. Saat ini kami fokus dalam memberikan yang terbaik kepada masyarakat sekitar dengan menyalurkan bantuan,” ujar Ahmad Sabiq – Project Manager Waduk Tukul Brantas Abipraya.

Dengan semangat membantu warga Pacitan, tim proyek mendirikan empat posko tanggap darurat bekerja sama dengan Polsek dan kecamatan setempat yaitu di depan Polsek di Pasar Arjosari, di Desa Karangrejo dan di Desa Karanggede.

Keempat posko ini mendistribusikan bantuan logistik atau sembako. Sabiq menambahkan bahwa tim proyek juga membantu penerangan dengan genset berdaya 10.000 watt untuk warga sekitar proyek akibat aliran listrik yang terputus karena terkena longsoran. Ditambah pula tim juga memberikan bantuan dengan membuka akses jalan yang terkunci karena longsoran material menggunakan dua unit excavator, loader dua unit, dump truck kecil delapan unit.

“Hingga saat ini kami sudah menyasar 1.000 KK di Desa Karangrejo dan Desa Arjosari serta 3.000 santri yang terjebak dengan memberikan sembako, salah satunya berupa beras 2 ton. Turut berduka atas kejadian bencana yang menimpa saudara-saudara kami di Pacitan dan semoga Allah SWT selalu memberi ketabahan dan memberi yang lebih baik kedepan, serta bantuan ini dapat meringankan beban para korban,” pungkas Sabiq.