Status Merapi Belum Turun, Brantas Abipraya Salurkan Bantuan

14 Desember 2020


Jakarta, 14 Desember 2020 – Hingga pekan lalu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih menginformasikan status Gunung Merapi yang terdengar satu kali suara guguran Gunung Merapi dengan intensitas sedang dari Babadan pada periode pengamatan Jumat (11/12/2020) pukul 00:00 hingga 06:00 WIB. Bergejolaknya Gunung Merapi ini membuat ribuan warga di kaki gunung harus mengungsi ke tempat aman. Sebagai salah satu upaya penanganan korban terdampak bencana erupsi Gunung Merapi, PT Brantas Abipraya (Persero) sigap menyalurkan bantuan berupa bantuan logistik kepada warga yang tertimpa musibah ini.

“Kami menyediakan kebutuhan-kebutuhan bagi para pengungsi berupa bantuan logistik. Ini adalah bukti komitmen Brantas Abipraya untuk selalu ada untuk Indonesia dengan mendukung upaya Pemerintah dalam mengatasi dampak bencana,” ujar Miftakhul Anas, Sekretaris Perusahaan.

Anas menambahkan, bantuan logistik yang diberikan untuk para korban bencana berupa sembako yaitu gula pasir, teh, kopi, mie instan, beras, susu balita, susu bayi dan susu ibu hamil. Menurutnya, dengan bantuan tersebut diharapkan pengungsi yang mayoritas merupakan masyarakat kelompok rentan dapat meringankan sebagian beban mereka dan membantu menjaga kesehatan para pengungsi.

Lansia, anak-anak dan wanita menjadi fokus utama dalam bencana ini, apalagi saat ini dibarengi dengan adanya pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease-19) sehingga diharapkan perlakuan khusus ini dapat menghindari penyebaran Covid-19 di lokasi pengungsian. Tak hanya menyalurkan sembako, perusahaan BUMN konstruksi ini pun juga membagikan masker untuk para warga yang mengungsi dan sekitar pengungsian.

Tidak sampai di situ, berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik tidak cuma di bidang konstruksi namun juga untuk masyarakat sekitar, aksi sosial ini juga merupakan bagian dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Dibantu tim Proyek Penataan Permukiman Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah dalam penyaluran bantuan, Brantas Abipraya menitipkan pesan kepada para masyarakat yang merupakan pengungsi bencana agar selalu menerapkan protokol kesehatan dengan sangat  ketat selama berada di pengungsian, jangan sungkan untuk saling mengingatkan kepada sesama warga maupun relawan dan tamu pejabat yang berkungjunga ke lokasi pengungsian.

“Selain menyampaikan bantuan, kami juga berharap warga wajib mengikuti protokol kesehatan dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan terkait jarak aman dari puncak Gunung Merapi. Harap tidak melakukan segala aktivitas radius 5 kilometer dari puncak Merapi,” tutup Anas.