Siap Hadapi Tantangan 2023, Brantas Abipraya Tingkatkan Kompetensi QHSE dan SMKK

18 Januari 2023


Jakarta, 18 Januari 2023 – Memperkuat posisinya sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang infrastruktur terdepan khususnya champion of dam, PT Brantas Abipraya (Persero) akan terus meningkatkan kompetensi terkait Quality, Health, Safety and Environment (QHSE) dan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK). Hal ini pun dijelaskan saat Forum QHSE bersilaturahmi Brantas Abipraya untuk berdiskusi membahas keselamatan konstruksi dalam pembangunan infrastruktur nasional.

 

“Saya sangat mengapresiasi sinergi dan kolaborasi kuat dalam Forum QHSE ini. Di sini kita dapat bertukar informasi yang sangat bermanfaat. Dari pengalaman yang dibagi, tentunya akan meningkatkan kemampuan, kapasitas dan kapabilitas kita di bidang QHSE,” ujar Muhammad Toha Fauzi selaku Direktur Operasi I Brantas Abipraya yang juga merupakan Dewan Pembina Forum QHSE BUMN Konstruksi.

 

Ditambahkan Toha, QHSE menjadi hal yang sangat wajib diterapkan di lingkungan kerja, khususnya di proyek, yang dulunya QHSE menjadi beban, lalu saat ini menjadi kewajiban dan nantinya menjadi kebiasaan.

 

Sebagai informasi, dalam diskusi forum tersebut berfokus pada tiga hal penting, yaitu 1. Peningkatan kompetensi dan awareness SDM Konstruksi terkait QHSE dan SMKK; 2. Peningkatan kapabilitas dan kinerja QHSE Badan Usaha, Vendor, Mitra Kerja BUMN Karya; dan 3. Standarisasi QHSE dan penerapan SMKK yang berkelanjutan di proyek IKN Nusantara Kalimantan Timur. Ketiga program inipun disambut baik untuk segera disukseskan bersama dengan cara memperbanyak monitoring dan evaluasi bersama, benchmarking antar BUMN Karya, sertifikasi QHSE serta Klinik Contractor Safety Management System (CSMS).

 

“Sebagai penyedia jasa konstruksi, Brantas Abipraya sangat menyadari pentingnya SMKK.  BUMN karya harus terus memperkuat penerapan SMKK, tak hanya jadi tanggung jawab kami, namun juga menjadi tanggung jawab vendor serta mitra kerja dalam rangka melaksanakan dan mendorong pembangunan infrastruktur nasional yang unggul,” pungkas Toha.