Pererat Hubungan ke Mitra Kerja, Abipraya Gelar Vendor Gathering di Belitung

27 Februari 2017


Jakarta, 27 Februari 2017PT Brantas Abipraya, Perusahaan kontraktor milik Negara ini menggelar Vendor Gathering untuk membangun hubungan jangka panjang dan mempererat silaturahim dengan para mitra kerja. Vendor Gathering kali ini diselenggarakan di Tanjung Pandan, Kepulauan Bangka Belitung pada 24 Februari hingga 26 Februari 2017 kemarin dengan dihadiri oleh 137 peserta.

“Tiap tahun kami selalu mengadakan acara silaturahim dengan mitra kerja kami, tahun ini kami buat sedikit berbeda dan sedikit variatif agar para vendor tidak jenuh,” ujar Bambang E. Marsono – Direktur Utama PT Brantas Abipraya (Persero).

Para Vendor Abipraya tahun ini diajak menikmati indahnya pemandangan Belitung dengan mengunjungi beberapa pulau di dalamnya seperti Hoping Island, Pulau Langkuas dan Pulau Kepayang. Bambang menambahkan, “Semoga dengan adanya kegiatan ini engagement dengan Mitra Kerja menjadi semakin kuat dalam sinergi membangun negeri.”

Mitra Kerja Abipraya yang terdiri dari Sub Kontraktor, Supplier, Bas Borong hingga rekanan Perbankan memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan operasional Abipraya untuk memastikan kemajuan bisnis perusahaan dengan mitra usaha yang beragam.

Dalam kesempatan ini Bambang juga mengajak para vendor untuk bersaing secara profesional yang berdasarkan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Hal ini dikarenakan Brantas Abipraya sangat menjunjung tinggi GCG agar terciptanya kepercayaan dan dapat menumbuhkan sistem kerja yang profesional.

Diawali dengan Gala Dinner di ballroom sebuah hotel di Belitung, peserta vendor gathering menikmati makan malam sambil ditemani alunan musik.Tak hanya makan malam, dalam acara gala dinner tersebut para peserta diberikan presentasi mengenai city tour Belitung yang akan dilakukan pada hari ke-2.

Hari ke-2 dimulai pada pukul 6 pagi. Berangkat dari hotel, para peserta siap menikmati “nasi gemuk” yaitu masakan khas Belitung yang dilenglapi dengan bumbu halus. Antara lain campuran bawang merah, bawang putih, lada, ketumbar dan jintan. Perjalanan menuju Pulau Langkuas, para peserta dibagi menjadi 14 perahu saat menyebrangi lautan. Memakan waktu sekitar 30 menit, peserta vendor gathering dimanjakan dengan hamparan indah berwarna biru yang menjadi pemandangan cantik dalam perjalanan.

Sepanjang perjalanan, pemandangan disajikan dengan kehadiran batu-batu granit yang tenggelam bebas di bagian timur lautan Sumatera ini. Setibanya di Pulau Langkuas, mercusuar tua bekas penjajahan Belanda pun terlihat indah menyambut kedatangan kami. Memanjakan mata oleh pemandangan di Pantai Langkuas pun akan lebih sempurna dinikmati dari atas mercusuar tua yang terdiri dari 18 anak tangga.

Setelah dari Pulau Langkuas, seluruh peserta dibawa ke tengah lautan untuk bersiap-siap untuk snorkeling. “Seru sekali dan nyandu, tadinya tidak mau turun tapi melihat banyak teman-teman yang nyemplung, saya jadi ingin,” kata Adam salah satu mitra kerja Abipraya.

Setelah asik ber-snorkeling, peserta pun disuguhkan makan siang di Pulau Kepayang. Selesai santap siang perjalanan menuju toko souvenir dan malam harinya peserta dibawa ke rumah adat Belitung untuk santap makan malam. Tak sekedar santap malam biasa, dalam kunjungannya ke Rumah Adat Belitung ini para peserta harus mengikuti adat istiadat di Belitung. Para peserta menyantap makan malam dengan mengikuti adat budaya Badulang yang luhur.

Memasuki pekarangan rumah adat Belitung, Komisaris, Direksi PT Brantas Abipraya dan para peserta vendor disambut dengan Tari Selamat Datang Belitung dan berbalas pantun. Cara makannya pun berbeda, dalam adat Belitung saat menyantap hidangan, yang paling muda harus melayani yang paling tua. Yang muda pun baru dapat memulai makan bila yang tua sudah menyantap makanannya.

Di hari terakhir, para peserta dibawa ke Pantai Tanjung Tinggi atau yang biasa dikenal dengan Pantai Laskar Pelangi. Bukannya tanpa alasan, Pantai ini lah lokasi untuk syuting film Laskar Pelangi. Menilik pesona Pantai Tanjung Tinggi, para peserta vendor pun tak berhenti mengabadikan pemandangan cantik di sana.