Pengisian Air Bendungan Bajulmati Capai 6 Juta Meter Kubik

14 Oktober 2016


Banyuwangi, 14 Oktober 2016 - Proses pengisian air atau impounding Bendungan Bajulmati di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur telah mencapai progres 60 persen atau 6 juta meter kubik dari total kapasitas 10 juta meter kubik.

Pengisian air Bendungan yang dikerjakan PT Brantas Abipraya (Persero) ini telah dilakukan sejak Desember 2015. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Amir Hamzah menargetkan Bendungan Bajulmati akan terisi penuh di penghujung tahun ini karena curah hujan yang cukup tinggi.

Bila telah terisi optimal, volume air tertampung dapat digunakan untuk penyediaan air irigasi untuk pertanian seluas 1.800 hektare yang tersebar di Kabupaten Banyuwangi seluas 1.322 hektare dan di Kabupaten Situbondo seluas 478 hektare. Namun dikarenakan terdapat proses buka tutup pintu bendungan guna mengairi irigasi lahan pertanian warga, sisa 4 juta meter kubik belum bisa diisi.

"Saya minta bendungan diisi hingga penuh dan hanya bisa dibuka pintu airnya pada musim tanam yang sudah terjadwal. Panitia irigasi kan sudah buat jadwal (tanam), kalau diluar itu, buka tutup jadi kewenangan Menteri PUPR, saya sudah buat surat edarannya," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (11/10/2016).

Selaku Direktur Utama Brantas Abipraya, Bambang E. Marsono mengatakan bahwa manfaat bendungan ini diantaranya adalah irigasi lahan seluas 1.800 hektar yaitu di Kabupaten Banyuwangi seluas 1.322 hektar dan di Kabupaten Situbondo seluas 478 hektar.

“Tak hanya itu, bendungan ini dapat juga dimanfaatkan sebagai sebagai penyediaan air bersih sebesar 50 liter per detik bagi 18 ribu kepala keluarga dan juga sebagai penyedia air baku sebesar 60 liter per detik untuk Pelabuhan Meneng dan industri di sekitar Banyuwangi,” imbuh Bambang.

Bendungan seluas 115 hektar ini bermanfaat pula sebagai pembangkit Micro Hydropower 340 kw, pengembangan pariwisata dan konservasi air serta perikanan ikan tebar.

Tambahan informasi, Abipraya mengerjakan Bendungan Bajulmati tahap kedua konstruksi pada 2008-2009 berupa pengerjaan grouthing pada terowongan pengalih dan galian di spillway serta pondasi bendungan utama, tahap III pada 2010-2011 berupa reviu desain dan tahap IV pada 2012-2015 dengan pengerjaan grouting TAM pada pondasi bendung utama, perbaikan daerah genangan, jalan inspeksi, timbunan bendung utama, dan pembuatan power house, serta impounding pada Desember 2015.