Pastikan Kesehatan Pekerjanya, Brantas Abipraya Gandeng Kemnaker Gelar Tes Kesehatan

23 September 2020


Jakarta, 23 September 2020 - PT Brantas Abipraya (Persero), salah satu perusahaan konstruksi milik negara ini menggandeng Direktorat Pengawasan Norma K3 dan Direktorat Jenderal Pengawasan Ketenagakerjaan & K3, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggelar kegiatan Pemeriksaan Kesehatan dan Penyuluhan Gerakan Pekerja Sehat. Diadakan selama tiga hari di dua lokasi yaitu Kantor Pusat Abipraya di Cawang-Jakarta dan di Proyek Bendungan Kering Ciawi-Bogor dari tanggal 16 - 18 September, kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai (Insan Abipraya) di kantor pusat dan di proyek Brantas Abipraya.  

“Kegiatan ini meliputi pemeriksaan rapid test, rontgen dan darah rutin serta pemeriksaan asam urat, gula darah sewaktu dan kolesterol total. Selain itu juga bersama Kemnaker kita akan memberikan penyuluhan Gerakan Pekerja Sehat secara virtual kepada Insan Abipraya di Kantor Pusat dan di proyek-proyek Abipraya yang tersebar di Indonesia,” ungkap Miftakhul Anas selaku Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero).

Anas, begitu beliau disapa, menambahkan bahwa kegiatan ini dilakukan selain dalam rangka untuk memonitoring kesehatan, kegiatan ini juga merupakan upaya melindungi para Insan Abipraya dari penyebaran Covid-19. Sehingga Insan Abipraya dapat tetap semangat bekerja produktif dan aman dari wabah berbahaya ini. Sebanyak 285 Insan Abipraya akan mendapat fasilitas paket rapid (rapid test, rontgen dan darah rutin), 900 Insan Abipraya dan pemeriksaan asam urat, gula darah sewaktu dan kolesterol total dan sebanyak 95 Insan Abipraya akan mengikuti virtual teleconference penyuluhan Gerakan Pekerja Sehat.   

Dafi Armanda selaku Pengawas Ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan mengatakan kegiatan ini merupakan implementasi dan dukungan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagaimana Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 dan sesuai dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/3HK.04/III/2020 tentang Perlindungan Pekerja/Buruh dan Kelangsungan Usaha dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19.

Dafi menambahkan bahwa dipilihnya Brantas Abipraya ini sebagai institusi BUMN konstruksi yang memiliki aktifitas tinggi dalam pembangunan negeri dengan sederet proyek yang sedang digarap. Hal ini tentunya melibatkan banyak pekerja di dalamnya sehingga perlu dipastikan kesehatan para pekerjanya.

Menunjukkan komitmennya sebagai salah satu agen pembangunan yang selalu taat protokol kesehatan di era pandemi, BUMN konstruksi ini juga telah menerapkan disiplin protokol kesehatan dengan tegas seperti selalu mensosialisasikan cara pakai masker yang benar, seluruh Insan Abipraya diharuskan untuk selalu rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hal ini pun terlihat di tiap lantai gedung Kantor Pusatnya terdapat fasilitas cuci tangan portable selain di dalam kamar mandi. Tak hanya di Kantor Pusat, budaya rajin cuci tangan juga diterapkan di proyek-proyek garapan Brantas Abipraya. Fasilitas cuci tangan portable pun tak luput dari keamanannya agar tidak menularkan virus dari satu orang ke orang lainnya dengan fasilitas cuci tangan tanpa sentuh.  

Upaya lain yang dilakukan BUMN konstruksi ini agar para Insan Abipraya terhindar dari Covid-19 adalah dengan membentuk Satuan Pengawas Tanggap Pandemi dan Command Center Abipraya. Seno menambahkan, para Insan Abipraya yang ditunjuk bertugas memantau perkembangan kasus Covid-19 di lingkungan Perusahaan secara berkala dan membuat Hotline Covid-19 Command Canter Abipraya. Memperkukuh amunisinya dalam memerangi Covid-19, Abipraya pun membentuk Covid Ranger Abipraya yang terdiri dari milenial Insan Abipraya. Para milenial ini bertugas untuk mensosialisasikan dan mengedukasi Insan Abipraya untuk selalu patuh dan taat menjalankan protokol kesehatan di lingkungan kerja. Para ranger-pun secara terjadwal berpatrol dan menindak tegas bila ditemukan pelanggar yang tidak disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

"Tak hanya ranger, Direksi Abipraya juga secara rutin melaksanakan patrol ke proyek-proyek baik secara langsung berkunjung atau secara virtual. Semoga dengan apa yang telah kami (Brantas Abipraya) lakukan ini dapat turut membantu Pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan Covid-19 di Indonesia," tutup Anas.