Mantap Hadapi Revolusi Industri 4.0, Brantas Abipraya Adaptif dengan Berinovasi

16 Agustus 2020


Jakarta, 16 Agustus 2020 - PT Brantas Abipraya (Persero), perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang bergerak dalam bidang konstruksi ini mantap untuk menghadapi era revolusi industri 4.0. Upaya yang dilakukan Brantas Abipraya ini adalah dengan menerapkan Building Information Modelling (BIM) untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.  Metode BIM adalah teknologi konstruksi yang berbasis industri 4.0. Ini merupakan sebuah metode baru untuk konstruksi infrastruktur yang mengintegrasikan model virtual beserta data atau informasi teknisnya. Tahun ini pun Abipraya fokus menerapkan BIM untuk digunakan sejak masa tender hingga pelaksanaan dengan konsep lean construction.

“Dalam era 4.0, kompetisi dalam industri konstruksi berubah. Saat ini dengan adanya perubahan teknologi, untuk memenangkan persaingan tidak hanya produktifitas yang kita butuhkan, melainkan kreatifitas dan inovasi,” ujar Miftakhul Anas selaku Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Anas juga mengatakan metode lean construction difokuskan untuk menghilangkan aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah atau dianggap sebagai pemborosan. Hal ini sekaligus memberikan efek positif pada ketepatan waktu penyelesaian, kualitas, dan biaya operasional yang dikeluarkan. Beberapa proyek garapan Abipraya yang dikawal dengan metode BIM diantaranya adalah Proyek Rumah Susun (Rusun) Ujung Menteng, Proyek Gedung Kantor LPPNI Airnav, Proyek Rusun Cakung Cilincing, Proyek CY Banjarmasin, Proyek Jembatan Sungai Rahabangga dan Proyek Jembatan Sungai Asera.

Keseriusannya dalam menerapkan BIM pun membuahkan penghargaan. Tak tanggung tiga penghargaan disabet yaitu Top Digital Innovation Category Award 2020, Top CEO 2020 dan Top CIO/Chief Information Officer 2020. Sebagai informasi tambahan, penghargaan Top IT dan Top Telco 2020 Award yang digelar oleh Majalah ITech dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia, serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi ini diadakan pada 29 April lalu.

Geliat perubahan dan perkembangan di dunia digital inilah yang mendorong Insan Abipraya untuk berkarya, berinovasi agar selalu menjadi yang terdepan. Tak hanya BIM, sebelumnya tim IT Abipraya juga telah melahirkan inovasi teknologi baru lainnya, salah satunya adalah platform Abipraya Mobile. Platform ini dapat mengintegrasikan semua fungsi IT Abipraya di dalamnya.

“Sejalan dengan core values BUMN yang disampaikan oleh Pak Erick Thohir (Menteri BUMN), AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal dan Kolaboratif), ini adalah salah satu bukti Abipraya menerapkan AKHLAK melalui sikap adaptif dengan berinovasi dan antusias dalam menggerakkan, menghadapi perubahan,” tutup Anas.