Kolaborari 7 BUMN, Brantas Abipraya Luncurkan Kampung Milenial Saat Sumpah Pemuda

28 Oktober 2020


Jakarta, 28 Oktober 2020 - PT Brantas Abipraya (Persero) bersama enam BUMN (Badan Usaha Milik Negara) lainnya, yaitu Asabri, Wijaya Karya, Waskita Karya, Hutama Karya, Nindya Karya dan Perumnas mantapkan nilai budaya AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dengan mewujudkan program Kampung Milenial. Dijalankan di lingkungan RW 09, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, program ini resmi diluncurkan secara virtual tepat pada saat Sumpah Pemuda.

“Momen ini dipilih karena Program Milenial dilaksanakan oleh para Insan Milenial dari  tujuh BUMN yang tergabung. Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, aksi ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan cita-cita Kementerian BUMN dan membuktikan peran kami pada BUMN sebagai motor dan roda penggerak perekonomian nasional,” ujar Miftakhul Anas selaku Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Anas menambahkan, merupakan sinergi CSR (Corporate Social Responsibility) tujuh BUMN, program yang dijalankan hingga 31 Maret 2021 ini meliputi tiga sub program sosial yaitu lingkungan yang terdiri dari kegiatan penyediaan tempat sampah tiga pilah, pengadaan sarana cuci tangan, mural, paket benih tanaman hias, pengecatan dan gapura Kampung Milenial. Sedangkan untuk sub program ekonomi, para BUMN yang berpartisipasi dalam kegiatan ini akan memberikan Budik Dumber, yaitu membudidayakan ikan dalam ember, lalu ada kelas memasak serta kegiatan digital marketing.

Tak hanya itu, untuk meningkatkan pembelajaran, pengembangan pengetahuan dan kemampuan serta kreatifitas anak-anak dan para generasi milenial di sekitar lokasi aksi, dalam program ini para Milenial BUMN ini juga menyalurkan beberapa fasilitas pendidikan untuk mendukung proses pembelajaran khususnya saat pandemi. Bantuan fasilitas yang diberikan seperti hotspot dan kuota internet, laptop, printer, papan tulis dan speaker. Masuk ke dalam sub program edukasi, selain penyediaan fasilitas pendidikan, tim Milenial BUMN juga memberikan pembelajaran kebudayaan dengan membuka kelas seni tari dan paduan suara. Selain itu, diadakan juga sub bidang kreativitas dengan kegiatan daur ulang sampah plastik.

“Kami harapkan program ini dapat memberikan banyak dampak positif kepada para masyarakat, khususnya dapat meringankan beban mereka yang terdampak COVID-19 dan semoga aksi ini tidak hanya sampai di sini saja, diteruskan di titik lokasi lainnya,” imbuh Anas.

Senada dengan Anas, hadir dalam peluncuran Kampung Milenial secara virtual ini, Arya Sinulingga selaku Staf Khusus Menteri BUMN juga berharap program ini diteruskan di beberapa kota di Indonesia. Kementerian BUMN pun akan mendukung penuh kegiatan ini untuk mendorong talenta-talenta muda BUMN berkarya untuk Indonesia.