Inovasi Pelayanan, Abipraya Implementasikan E-Procurement

04 April 2017


PT Brantas Abipraya (Persero) berikan inovasi pelayanan dengan meluncurkan sistem pengadaan barang dan jasa berbasis elektronik atau e-procurement. E-Procurement ini diterapkan guna memastikan proses pengadaan di Abipraya berlangsung dengan lebih transparan dan profesional.

“Tak hanya transparan dan profesional, dengan adanya e-procurement proses pengadaan dan pelelangan menjadi mudah dan cepat serta tak memakan biaya banyak,” jelas Pramono – Manager HSE & Pengadaan Brantas Abipraya.

Bukannya tanpa alasan dengan adanya sistem ini proses pengadaan menjadi efektif dan efisien sehingga proyek jadi cepat ditangani. E-procurement adalah suatu proses pengadaan barang dan jasa yang dilakukan secara elektronik melalui web atau berbasis internet, sehingga sistem ini dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Memperkuat penjelasannya, bahwa kemudahan dapat dirasakan oleh Abipraya sendiri, tepatnya Divisi dan Divisi Regional. Hal ini dikarenakan Divisi dan Divisi Regional dapat dengan mudah menemukan vendor atau barang yang dibutuhkan melalui database di dalam sistem e-procurement.

Kelebihan lainnya, informasi terkait harga terkini, harga terkontrak, asal rekanan dapat dengan cepat didapat untuk dipergunakan pengadaan pada proyek-proyek dan divisi serta dasar perhitungan tender.

Para mitra kerja Abipraya pun dapat lebih nyaman dan mudah dalam implementasi sistem ini. Dengan adanya e-procurement mitra kerja tak perlu lagi diribetkan dengan pengisian administrasi tiap mengajukan penawaran. Di dalam sistem e-procurement Abipraya, para mitra kerja sebelumnya harus mengisi persyaratan administrasi. Hal ini pun dapat memangkas biaya operasional menjadi lebih murah karena sudah tidak ada lagi penyerahan dokumen secara fisik, karena semua sudah ada di sistem (paperless) dan keamanan data dapat terjamin.

Zulhelmi, Manager IT Brantas Abipraya mengatakan bahwa saat ini e-procurement sudah go-live di eproc.brantas-abipraya.co.id dan telah dilakukan sosialisasi dengan para mitra kerja yang masuk dalam daftar DRM (Daftar Rekanan Mampu) pada 24 Maret 2017 di Ruang Serba Guna lantai 6 Kantor Pusat PT Brantas Abipraya (Persero).

Sistem e-procurement ini diluncurkan berlandasan dengan Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor Per.05/MBU/2008 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Badan Usaha Milik Negara. Dengan adanya digitalisasi procurement di Brantas Abipraya, hal ini membuktikan bahwa proses pengadaan sudah sesuai dengan prinsip tata kelola perusahaan, Good Corporate Governance (GCG).

Dengan sistem e-procurement Abipraya juga dapat mencegah terjadinya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dalam pengadaan barang dan jasa. Ini dikarenakan dengan e-procurement peluang untuk kontak langsung antara penyedia barang/jasa dengan panitia pengadaan menjadi semakin praktis dan cepat, lebih transparan, lebih hemat waktu dan tentunya biaya serta dalam pelaksanaannya mudah untuk melakukan pertanggung jawaban proses pengadaan dan penyimpanan dokumen.