Gugah Masyarakat Sadar Protokol Kesehatan, Brantas Abipraya Kembali Bagikan Masker Gratis

22 Oktober 2020


Jakarta, 22 Oktober 2020 - Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) masih ada, kondisi Jakarta pun saat ini sedang dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Gubernur Jakarta, Anies Baswedan sebelumnya juga telah mengatakan bahwa kesadaran dan kepatuhan masyarakat Jakarta dalam pemakaian masker masih rendah, sehingga hal ini menggerakkan PT Brantas Abipraya (Persero) untuk kembali melakukan aksi sosial bagi-bagi masker gratis dan edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat di beberapa titik lokasi untuk melawan wabah ini.

“Setelah September lalu pembagian masker dilakukan untuk masyarakat sekitar Proyek Terminal Multipurpose Wae Kelambu di Labuan Bajo, saat ini kita kembali berbagi masker gratis kepada masyarakat di Pasar Cibubur-Jakarta Timur, Proyek RSUD Depok, Puskesmas dan Kelurahan Kebon Pala ,” ujar I. Rudi Pudianto selaku Manager Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT Brantas Abipraya (Persero).

 

Dengan total 700 masker, Rudi menambahkan khusus bantuan untuk Puskesmas Kebon Pala, Brantas Abipraya membagikan Alat Pelindung Diri atau APD berupa pakaian hazmat dan face shield. Sedangkan untuk di Kelurahan Kebon Pala, selain masker perusahaan BUMN konstruksi ini juga menyampaikan bantuan 80 liter cairan disinfektan dan 25 liter hand sanitizer. Menambah komitmennya sebagai salah satu perusahaan konstruksi milik negara yang hadir untuk negeri dengan selalu berperan aktif dalam memberantas COVID-19, tidak hanya berbagi masker tim Brantas Abipraya juga memberikan edukasi protokol kesehatan kepada masyarakat yang melintas.

Diceritakan Rudi, saat berkunjung ke Pasar Cibubur, sudah banyak para pedagang yang mengenakan masker, namun tim Brantas Abipraya tetap menyampaikan edukasi pemakaian masker yang benar yaitu menutup hidung dan mulut serta penggunaan masker yang harus diganti tiap 4 jam sekali dan dicuci dengan deterjen. Edukasi ini dinilai sangat penting karena masyarakat berperan sebagai garda terdepan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19, sedangkan tenaga medis adalah benteng terakhir. Sehingga masyarakat harus selalu menerapkan protokol kesehatan selain dengan menggunakan masker sesuai aturan yang benar, juga harus menjaga daya tahan tubuh, kebersihan lingkungan, rajin mencuci tangan, selalu gunakan masker dengan benar, serta hindari berkerumun.

 

Rudi mengharapkan dengan apa yang dilakukan Brantas Abipraya ini dapat berdampak bagi masyarakat khususnya di sekitar Pasar Cibubur untuk meningkatkan kedisiplinan dalam mematuhi protokol kesehatan. "Dibutuhkan peran serta, komitmen terutama kesadaran masyarakat agar pandemi ini segera berakhir sehingga aktifitas dan seluruh sektor kehidupan dapat kembali berjalan normal," tutup Rudi.