Gandeng PELNI, Abipraya Tebar 250 Tiket Mudik Gratis

04 Juni 2018


Jakarta, 4 Juni 2018 - Ada yang beda program mudik tahun ini, pasalnya kali ini PT Brantas Abipraya (Persero), Perusahaan Konstruksi milik BUMN ini menyediakan 250 tiket mudik gratis menggunakan kapal dengan menggandeng PT Pelayaran Indonesia (Persero) atau PELNI. Keberangkatan pun dilakukan hari ini (4/6) dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Miftakhul Anas mengatakan besarnya antusias para pemudik tahun lalu yang melatarbelakangi kami untuk membuka moda baru bermudik yaitu dengan bersinergi dengan PELNI. Tahun lalu Brantas Abipraya memberangkatkan empat bis dengan total pemudik sebanyak 166 orang.

“Membuka rute menuju Surabaya menggunakan moda trasportasi laut Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami terhadap para pemudik untuk selalu menyediakan kenyamanan dan kemudahan dalam bermudik jelang Idul Fitri,” imbuh Anas.

Pada tahun ini, Abipraya tingkatkan kuota peserta mudik menjadi 750 orang, selain menggunakan kapal PELNI, BUMN Konstruksi yang berkantor pusat di Cawang, Jakarta Timur ini juga memberangkatkan lima bus dengan tiga rute yaitu Jakarta-Semarang-Tuban-Gresik-Surabaya-Malang; Jakarta-Semarang-Solo-Madiun- Nganjuk-Kediri-Tulungagung-Malang; dan Jakarta-Bumiayu-Purworejo- Kebumen-Jogja-Solo-Madiun-Nganjuk-Malang. Seluruh bus yang nanti akan diberangkatkan 12 Juni 2018 untuk mudik ini akan melalui uji kelayakan dan harus dinyatakan lulus terlebih dahulu, sehingga dapat dipastikan dari segi mesin dan fisik armada bus yang digunakan sangat aman.

 

Program mudik bersama dengan moda kapal laut ini pun siap memberikan kesan baru dan pengalaman menyenangkan saat bermudik. Anas mengatakan para peserta mudik yang menggunakan kapal Pelni nantinya dapat merasakan fasilitas tempat tidur, mandi air hangat, makan sahur atau buka puasa, hiburan live musik di salon kapal, ibadah dan aneka kegiatan produktif pemanfaatan waktu berlayar. Sehingga dengan dikemas menawan, para peserta mudik pun tidak akan dihampiri kejenuhan sepanjang perjalanan.