Brantas Abipraya Tekankan Pentingnya Protokol Kesehatan di Proyek

10 Februari 2021


Jakarta, 10 Februari 2021 - PT Brantas Abipraya (Persero) yang merupakan salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang konstruksi ini berkolaborasi dengan Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Sapta Taruna, mengadakan web seminar bimbingan teknis dengan tajuk Penyediaan Sarana Prasarana Pencegahan Penularan Corona Virus Disease-19 (COVID-19) di Lokasi Pembangunan Proyek Infrastruktur. Selain diikuti oleh Insan Abipraya yang terdiri dari Project Manager proyek-proyek Brantas Abipraya yang tersebar di Indonesia, acara yang digelar mulai pukul 10.00 WIB ini diikuti pula oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR dan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR.

Webinar ini menghadirkan narasumber-narasumber yang sangat kompeten di bidangnya yakni Ir. Wahyu Herry S., S.Pd, MM (Senior Manager, Departemen QHSE Brantas Abipraya), Ir. Bambang Tri Sukmono, MM (Ketua LPPM, STT Sapta Taruna), dan Heldy Suherman, S.T, M.Si (Wakil Ketua III, STT Sapta Taruna) serta dipandu oleh Moderator Ir. Harianto Winardji, MT (Wakil Ketua I, STT Sapta Taruna).

“Penerapan BBS (Behavior Based Safety) diperlukan di lingkungan Brantas Abipraya, di Kantor Pusat juga di proyek pada masa pandemi COVID-19 ini,” ucap Wahyu Herry saat memberikan paparan presentasi.

Ditambahkannya, BBS ini bertujuan untuk mempersiapkan dan melatih Perusahaan agar mempunyai ketahanan apabila terjadi bencana, salah satunya adalah saat COVID-19 menyerang Indonesia. Sejak merebaknya pandemi pada Maret 2020 lalu, Brantas Abipraya menerapkan protokol kesehatan dengan ketat di lingkungan kantor juga di lingkungan proyek untuk menghindari adanya penyebaran COVID-19. Pekerjaan di proyek pun dapat terus berjalan, tentunya para pekerja dan tamu diwajibkan mengenakan masker dengan benar, selalu menjaga jarak, bila diperlukan pertemuan diharapkan dilakukan secara virtual. Di proyek pun telah disediakan beberapa titik tempat cuci tangan, sehingga pekerja dan tamu yang berkunjung dari Kementerian atau dari pemberi kerja bahkan tamu dari Kantor Pusat dapat melakukan cuci tangan secara berkala.

Manajemen berkomitmen penuh dalam melawan COVID-19 dengan membentuk tim Task Force, Satgas COVID-19 Abipraya dan Covid Ranger sebagai agen perubahan. Menempatkan Abipraya Milenial sebagai tim Covid Ranger untuk memastikan para Insan Abipraya selalu disiplin dan patuh protokol kesehatan, tak hanya itu, tim juga melakukan sosialiasi melalu digital di aplikasi dan sosial media, poster dan banner.

Menghadapi kondisi saat ini, Abipraya pun berinovasi dengan membesut Abipraya Video Conference (Avicon). Ini adalah platform yang dapat digunakan untuk para Insan Abipraya melakukan rapat koordinasi secara virtual dan aman melalui PC/laptop serta smartphone. Hal ini dikarenakan dengan adanya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang melarang berkumpul dalam satu ruangan lebih dari lima orang agar tetap dapat diberlakukan physical distancing.

Sedangkan untuk memastikan kesehatan Insan Abipraya selalu dalam keadaan yang prima, Brantas Abipraya pun telah membuat digital platform “Ayo Sehat” yang tersemat di dalam aplikasi Abipraya Mobile. “Ayo Sehat” ini adalah media untuk Self Medical Check-up Assessment yang harus diisi oleh Insan Abipraya baik di lingkungan proyek maupung di lingkungan kantor pusat setiap harinya.

“Kami (Brantas Abipraya) mendukung penuh Pemerintah untuk stop rantai penyebaran COVID-19 dengan selalu berupaya semaksimal mungkin menekan dan menghindari adanya virus yang sedang marak di dunia ini berada di lingkungan Abipraya,” ujar Suradi selaku Direktur Keuangan dan SDM Brantas Abipraya.

Kegiatan daring ini pun mendapatkan apresiasi tinggi dari Suradi, dalam sambutannya, Ia juga berharap sinergi Brantas Abipraya dengan STT Sapta Taruna ini tidak sampai di sini saja dan dapat dikembangkan lebih lagi dengan program-program yang dapat meningkatkan kompetensi serta keahlian Insan Abipraya, begitu pula Mahasiswa dan Mahasiswi Sapta Taruna. Hal ini sejalah dengan apa yang disampaikan Haryadi, Komisaris Utama Brantas Abipraya. Pada kesempatan yang sama Haryadi menginginkan Brantas Abipraya dan STT Sapta Taruna dapat terus bekerja sama dalam penanganan COVID-19.