Brantas Abipraya Gelar Stakeholder Gathering, Ajak Mitra Bersinergi Meraih Sukses

27 Januari 2020


PT Brantas Abipraya (Persero), perusahaan kontraktor milik negara,  menggelar stakeholder gathering yang bertajuk “Harmony to be Success”, di Jakarta, Jumat (24/1/2020). Direktur Utama PT Brantas Abipraya (Persero) Bambang E Marsono mengatakan, acara ini merupakan komitmen perusahaan sebagai wujud tata kelola untuk meningkatkan kinerja dan sinergi dengan para stake holder. "Kami mengharapkan, acara ini dapat memperkuat pelayanan dalam hubungan kemitraan khususnya pada proses pengadaan barang atau jasa,” ujar Bambang.

Bambang menambahkan bahwa stakeholder  sangat berperan penting dalam mendukung kegiatan operasional untuk memastikan kemajuan bisnis perusahaan dengan mitra usaha yang beragam. Baca juga: Meski Rupiah Loyo, Proyek Brantas Abipraya Tetap Jalan Hubungan kerja sama yang berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) perlu dilakukan agar kedua belah pihak saling percaya dan bekerja secara professional. Karena itu, Bambang menilai, pencapaian kinerja perusahaan terus meningkat dari tahun ke tahun, dan dikenal sebagai salah satu BUMN konstruksi terdepan.

PT Brantas Abipraya (Persero) mengawali pengalaman panjangnya di sektor sumber daya air seperti bendungan, irigasi dan waduk, kini sudah berinvestasi di jalan tol melalui unit usaha Abipraya Tol. Perusahaan juga merambah bisnis beton pra cetak lewat Abipraya Beton, properti, gedung dan infrastruktur jalan, jembatan dan dermaga. Menurut Bambang, PT Brantas Abipraya (Persero) juga turut andil menyukseskan Program Nawacita Presiden Joko Widodo dengan proyek-proyek strategis nasional (PSN). Sebut saja infrastruktur Jalan Seredala-Dekai, Papua, Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nanga Badau, dan Program Sejuta Rumah. Memperkuat posisinya sebagai salah satu kontraktor terpercaya dalam Program Sejuta Rumah, perusahaan mendukung dengan pembangunan beberapa rumah susun sederhana (Rusunawa), salah satunya yang adalah Wisma Atlet Kemayoran.

Hunian vertikal ini pun telah sukses menjadi tempat singgah sementara para atlet Asian Games 2018. Selain itu, melalui Abipraya Properti, saat ini telah membangun Arya Tajurhalang di Bogor, Arya Setu di Bekasi, dan Arya Green Simatupang di Jakarta Selatan. Demikian halnya dengan bidang ketahanan pangan yang tercatat dalam Nawacita, PT Brantas Abipraya (Persero) pun ikut menyokong dengan pembangunan bendungan-bendungan. Di antaranya Bendungan Keureuto di Aceh Utara, Bendungan Ciawi di Bogor, dan Bendungan Tukul di Pacitan. Dalam usianya ke-39 tahun, PT Brantas Abipraya (Persero) memiliki anak usaha yaitu PT Brantas Energi yang resmi didirikan pada tahun 2011. Bergerak di bidang investasi energi terbarukan, khususnya Hydro Power, Brantas Energi telah berhasil mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Padang Guci di Desa Bungin Tambun III dengan daya 3 x 2,0 Megawatt (MW). “Tak hanya tenaga air, Brantas Energi juga menjajaki Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan membangun PLTS Gorontalo sebesar 2,0 MWp dan tak menutup kemungkinan untuk merambah bisnis jenis Energi Baru dan Terbarukan (EBT) lainnya,” ujar Bambang.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada acara stakeholder gathering  kali ini, PT Brantas Abipraya (Persero) juga memberikan penghargaan kepada vendor-vendor terbaik. Mereka adalah PT Annapurna Jaya Agung, vendor terpilih Abipraya Alat, PT Anugerah Mulia Abadi sebagai vendor terpilih Divisi Operasi 1, PT Bumi Sekar Indah selaku vendor pilihan Divisi Operasi 2, dan PT Aneka Dharma Persada yaitu vendor terpilih dari Divisi Operasi 3. Kemudian PT Cipta Ekatama Nusantara sebagai vendor terpilih Abipraya Properti, dan PT Subur Buana Raya sebagai vendor terpilih Abipraya Beton. Sedangkan untuk mitra terpilih perbankan adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Selain itu, terdapat vendor dari Departemen Produksi, diberikan kepada PT Tigara Mitra Sejahtera.