Brantas Abipraya Didaulat Bangun d’OrangePark Depok

23 September 2019


Portfolio Brantas Abipraya bertambah satu lagi. Stelah sukses dengan berbagai proyek infrastruktur, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang konstruksi ini kembali dipercaya membangun blok hunian vertikal di kawasan Depok, Jawa Barat.

PT Brantas Abipraya (Persero) didaulat oleh pengembang PT. Mitra Jaya Realty untuk membangun d’OrangePark Depok. Nantinya, lokasi tersebut akan difungsikan sebagai apartemen dan hotel yang akan dikelola Keiski Hotels Group dibawah nama PT. Keiski Elang Indonesia.

Sejumlah 2 tower, masing-masing setinggi 23 dan 29 lantai akan dibangun oleh Brantas Abipraya di kawasan seluas 15 ribu meter persegi tersebut. Keseluruhan konstruksi ditargetkan rampung pada 30 Oktober 2020 mendatang.

Sebagai bentuk komitmen dimulainya pembangunan, telah dilakukan penandatanganan kesepakatan strategis antara Brantas Abipraya, Mitra Jaya Realty, dan Keiski Elang Indonesia pada Rabu (11/8) silam.

Penandatangan dilakukan oleh General Manager Divisi I Brantas Abipraya Mustafa Nahdi, Founder & CEO Mitra Jaya Realty Tumanggo Pittaraja, dan Founder & CEO Keiski Elang Indonesia Ren Tobing.

Seperti dilansir dari Marketplus.co.id, perwakilan dari Unit Abipraya Property Novena Satrio mengungkapkan, sebagai BUMN terkemuka yang mempunyai visi dan misi perusahaan terpercaya dalam industri konstruksi dengan penyediaan produk konstruksi bermutu tinggi serta professional dan berkelanjutan, Brantas Abipraya sangat mendukung upaya pembangunan ini agar menjadi sukses dari awal hingga penyelesaiannya.

Sesuai perencanaannya, Novena menambahkan, d’OrangePark dapat menjadi salah satu “iconic tower” kota Depok. “Hal-hal yang disampaikan tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi para stakeholder serta calon konsumen d’Orange Park,” imbuhnya.

Mengenai konsep, Founder & CEO Mitra Jaya Realty Tumanggo Pittaraja menyampaikan d’OrangePark yang berada di pusat Kota Depok ini mengusung konsep pembangunan “Work-Study-Life Balance.”

“Dengan konsep tersebut, kehadiran d’OrangePark sebagai hunian modern yang dilengkapi fasilitas sangat menarik dan didukung dengan lingkungan yang nyaman tentunya akan meningkatkan prestasi akademis dan produktivitas kerja, serta menjalani hobi dengan cara yang lebih menyenangkan,” jelasnya.

Sedangkan dari sisi pengelola, Direktur Komersil Keiski Hotel Group Nadya Shera menungkapkan bahwa penandatanganan MoU kerjasama pengelolaan d’OrangePark Student Apartment dan Keiski Hotel Depok yang dikembangkan dalam kawasan yang sama ini merupakan salah satu proyek strategis baru dalam portfolio Keiski Hotel Group tahun ini.

Nadya berharap, lokasi d’OrangePark yang tak jauh dari Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), akan menjadi satu pilihan terbaik untuk hunian dan komunitas bagi ribuan para mahasiswa kampus tersebut.

“Dengan konsep tersebut, kehadiran d’OrangePark sebagai hunian modern yang dilengkapi fasilitas sangat menarik dan didukung dengan lingkungan yang nyaman tentunya akan meningkatkan prestasi akademis dan produktivitas kerja, serta menjalani hobi dengan cara yang lebih menyenangkan,” jelasnya.

Sedangkan dari sisi pengelola, Direktur Komersil Keiski Hotel Group Nadya Shera menungkapkan bahwa penandatanganan MoU kerjasama pengelolaan d’OrangePark Student Apartment dan Keiski Hotel Depok yang dikembangkan dalam kawasan yang sama ini merupakan salah satu proyek strategis baru dalam portfolio Keiski Hotel Group tahun ini.

Nadya berharap, lokasi d’OrangePark yang tak jauh dari Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), akan menjadi satu pilihan terbaik untuk hunian dan komunitas bagi ribuan para mahasiswa kampus tersebut.

Berdasarkan keterangan tertulis dari Brantas Abipraya, proyek UIII senilai Rp154 miliar itu telah mencapai 22 persen pengerjaan. Ditargetkan, 27 Desember nanti keseluruhan fasilitas sudah rampung.

Mulai dikerjakan pada 27 November 2018, Pembangunan UIII dibagi menjadi tiga paket. Paket pertama dikerjakan oleh PT Waskita Karya dan Manajemen Konsultan PT Virama Karya.

Paket kedua digarap oleh PT Wijaya karya dan PT Bennatin Surya Cipta selaku manajmen konsultan. Sedangkan PT Brantas Abipraya (Persero) dengan Manajemen Konsultan PT Arkonin mengerjakan paket ketiga.

Paket ketiga pembangunan UIII yang ditangani Brantas Abipraya terdiri dari pengerjaan pagar keliling seluruh kawasan sepanjang 3.159,49 meter serta pembangunan infrastruktur berupa konstruksi trase jalan sepanjang 2.360,33 meter, bangunan jembatan, drainase, lahan parkir, serta sejumlah utilitas.