Bantuan Kemanusian Brantas Abipraya untuk NTT

12 April 2021


Kupang, 12 April 2021 - Sebagai wujud kepedulian PT Brantas Abipraya (Persero), melalui Abipraya Peduli salurkan bantuan darurat kepada para korban bencana banjir bandang dan badai tropis seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT). Aksi tanggap darurat perusahaan konstruksi milik negara yang diwakilkan tim proyek, menyerahkan langsung bantuan kemanusiaan ini kepada Satgas BUMN yang ditugaskan yaitu BRI di Kupang. Rencananya bantuan ini akan disalurkan ke Kabupaten Malaka dan Rote.

“Ini adalah komitmen Brantas Abipraya yang merupakan salah satu kontraktor BUMN, selalu ada untuk Indonesia, berkontribusi langsung kepada masyarakat yang sedang dilanda bencana,” ujar Miftakhul Anas, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

 

Anas menambahkan, bantuan yang berupa kebutuhan logistik dari Insan Abipraya (sebutan untuk karyawan Brantas Abipraya) tersebut meliputi obat-obatan dan vitamin, teh, kopi, mie instan, gula. Brantas Abipraya juga menyampaikan beras, susu cair, minyak goreng, Ada juga makanan ringan, perlengkapan bayi seperti bedak, minyak telon, popok sekali pakai dan susu bayi serta pembalut untuk wanita. Kesemua yang disampaikan Brantas Abipraya ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di NTT.

Tidak sampai di situ, sesuai dengan moto perusahaan Spirit for Giving the Best atau semangat untuk memberikan yang terbaik tak hanya di bidang konstruksi namun juga untuk masyarakat sekitar, kesemua bantuan ini terkumpul dari dana yang disumbangkan oleh karyawan serta karyawati Brantas Abipraya ke rekening Abipraya Peduli juga CSR (corporate social responsibility) dari tim proyek Abipraya. Penggalangan dana yang sudah terkumpul ini kemudian dibelanjakan sesuai kebutuhan para korban.

 

“Syukur alhamdulillah, telah disampaikan amanat dari para Insan Abipraya. Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para donatur. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk sehari-hari dan meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang menjadi korban di NTT, menumbuhkan keceriaan mereka dalam melewati cobaan ini,” pungkas Anas.

 

Seperti diketahui, bencana alam melanda beberapa daerah di NTT pada akhir pekan lalu karena adanya badai tropis seroja yang mengakibatkan terjadinya angin kencang, hujan selama beberapa hari berturut turut, sehingga berakibat banjir bandang. Bencana ini pun dilaporkan memakan banyak korban jiwa.