Abipraya Besut Daerah Perbatasan Negara di Kalimantan Jadi Kian Menawan

27 Oktober 2017


Kapuas Hulu, 27 Oktober 2017 - PT Brantas Abipraya (Persero), salah satu BUMN konstruksi ini pertegas komitmen memberikan yang terbaik khususnya untuk Indonesia dengan melakukan pembangunan Pos Lintas Batas Negara di Kecamatan Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, PLBN Nanga Badau yang merupakan salah satu program Nawacita Presiden Joko Widodo.

“Ini adalah upaya kami dalam membangun Indonesia dari pinggiran dan memperkuat perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia. Semoga proyek strategis yang kami kerjakan ini nantinya dapat memberikan manfaat, memajukan ekonomi masyarakat di sekitar perbatasan,” ujar Dynna Tiara Kamil, Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

                                                                                                                Pembangunan tahap I telah diresmikan Maret 2017 lalu dan kini Brantas Abipraya kian memperkokoh daerah lintas batas tersebut dengan melakukan pembangunan tahap II meliputi tiga tempat mess pegawai tipe 45 sebanyak 30 unit, tipe 54 sebanyak 6 unit dan 1 unit tipe 75. Tak hanya itu, pembangunan jalan, fasilitas parkir, drainase, taman, saluran, pasar modern, Wisma Indonesia, Gedung Serba Guna dan Food Court. Seluruh sarana penunjang ini dibangun di atas tanah seluas 3 hektar.

Tak melulu membuat kian elok PLBN dan fasilitas di dalamnya. Brantas Abipraya pun melakukan pembangunan jalan untuk akses menuju PLBN Terpadu Badau dilakukan penanganan melalui pelebaran jalan dari dua lajur menjadi empat lajur atau dari existing jalan tanah lebar 4,5 meter menjadi jalan beraspal dengan lebar 7,5 meter dari Lanjak menuju Nanga (Simpang) Badau sepanjang 27,55 kilometer. Mulai pengerjaan pada akhir tahun 2015 lalu, perkembangan konstruksi fisik yang dicapai kini sebesar 65 persen pada Oktober 2017. Proyek ini pun nyaman dilintasi pada tahun 2018.